From


NAME : ROMI TANDI LINOK

TTL : WAMENA, 26 NOVEMBER 1997

HOBBY : PLAY FOOTBALL

FB NAME: Romi Funk-lee


Rabu, 16 Maret 2016

struktur Bus

A.    STRUKTUR BUS
          Bus adalah Jalur komunikasi yang dibagi pemakai Suatu set kabel tunggal yang digunakan untuk menghubungkan berbagai subsistem. Karakteristik penting sebuah bus adalah bahwa bus merupakan media transmisi yang dapat digunakan bersama. 
     Karakteristik utama dari bus yaitu sebagai media  transmisi  yang  dapat digunakan bersama oleh sejumlah perangkat yang terhubung padanya. Karena  digunakan  bersama,  diperlukan  pengaturan  agar  tidak  terjadi  tabrakan  data atau kerusakan data yang ditransmisikan. Walaupun digunakan scara bersamaaan, dalam satu waktu hanya ada sebuah perangkat yang dapat menggunakan bus.
     Cara yang paling sederhana untuk menginterkoneksikan unit fungsional adalah dengan menggunakan bus tunggal, sebagaimana yang ditampilkan dalam Gambar 1.2. Semua unit dikoneksikan ke bus ini. Karena bus tersebut hanya dapat digunakan untuk satu transfer pada satu waktu, maka hanya dua unit yang dapat secara aktif menggunakan bus tersebut pada tiap waktu tertentu. Jalur kontrol bus digunakan untuk mempertimbangkan banyak permintaan terhadap penggunaan bus.
Description: C:\Users\romi\Pictures\ask2.jpg
Peralatan yang terhubung ke bus sangat bervariiasi dalam kecepatan operasinya. Beberapa peralatan elektromekanik, seperti keyboard dan printer, relatif lambat. Peralatan lain, seperti disk magnetik dan optik, dianggap lebih cepat. Memori dan unit prosesor beroperasi pada kecepatan elektronik, menjadikannya sebagai bagian tercepat dalam komputer. Karena semua peralatan
tersebut harus berkomunikasi satu sama lain melalui bus, maka diperlukan mekanisme transfer efisien yang tidak dibatasi oleh peralatan yang lambat dan yang dapat digunakan untuk memperkecil perbedaan timing antar prosesor, memori, dan peralatan eksternal.
     Pendekatan yang umum adalah dengan menyertakan register buffer pada peralatan yang menyimpan informasi selama transfer. Untuk mengilustrasikan teknik tersebut, perhatikanlah transfer karakter terencode dari prosesor ke printer  karakter. Karena buffer adalah register ektronik, maka transfer tersebut memerlukan waktu yang relatif sebentar.




Page | 2
     Pada saat buffer telah diload, printer dapat mulai mencetak tanpa intervensi lebih lanjut dari prosesor. Bus dan prosesor tidak lagi diperlukan dan dapat dibebaskan untuk aktifitas yang lain. Printer terus mencetak karakter yang terdapat dalam buffernya dan tidak tersedia untuk
transfer selanjutnya hingga proses ini selesai. Jadi, register buffer memperhalus perbedaan timing antar prosesor, memori, dan peralatan I/O. Register buffer tersebut mencegah prosesor kecepatan tinggi terhalangi oleh peralatan I/O yang lambat selama suatu rangkaian transfer data.      Hal ini memungkinkan prosessor untuk berpindah dengan cepat dari satu peralatan ke peralatan yang lain, merangkaikan aktifitas pengolahannya dengan transfer data yang melibatkan
beberapa peralatan L/O.
     Saluran kontrol digunakan untuk mengontrol akses ke saluran alamat dan penggunaan data dan saluran alamat. Karena data dan saluran alamat dipakai bersama oleh saluran komponen, maka harus ada alat untuk mengontrol penggunaannya. Signal-signal kontrol melakukan transmisi baik perintah maupun informasi pewaktuan diantara modul-modul sistem. Signal-signal pewaktuan menunjukkan validasi data dan informasi alamat.
Signal-signal perintah menspesifikasikan operasi-operasi yang akan dibentuk. Umumnya, saluran kontrol meliputi :
1. Memori Write menyebabkan data pada bus akan dituliskan ke dalam lokasi alamat
2. Memori Read menyebabkan data dari lokasi alamat ditempatkan pada bus
3. I/O Write menyebabkan data pada bus di-output-kan ke port I/O yang beralamat
4. I/O Read menyebabkan data dari port I/O yang beralamat ditempatkan pada bus
5. Transfer ACK menunjukan bahwa data telah diterima dari bus atau telah ditempatkan di bus
6. Bus Request menunjukkan bahwa modul memerlukan kontrol bus
7. BusGrant menunjukkan bahwa modul yang melakukan request telah diberikan hak mengontrol bus
8. Interrupt Request menandakan bahwa sebuah interrupt ditangguhkan
9. Interrupt ACK memberitahukan bahwa interrupt yang ditangguhkan telah diketahui
10. Clock digunakan untuk mensinkronkan operasi-operasi
11. Reset menginisialisasi seluruh modul

B.     SOFTWARE

Pengertian software komputer adalah sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau instruksi yang akan menjalankan suatu perintah.
Agar user dapat memasukkan dan menjalankan program aplikasi, maka komputer harus sudah berisi beberapa software sistem dalam memorinya. Software sistem adalah kumpulan program yang dieksekusi seperlunya untuk menjalankan fungsi seperti
*      Menerima dan menginterpretasikan perintah user
*      Memasukkan dan tnengedit program aplikasi dan rnenyimpannya sebagai file dalam peralatan penyimpanan sekunder
*      Mengatur penyimpanan dan pengambilan file dalam peralatan penyimpanan sekunder
*      Menjalankan program aplikasi standar seperti word processor, spreadsheet, atau game, dengan data yang disediakan oleh user
*      Mengontrol unit I/O untuk menerima informasi input dan menghasilkan output


Page |3
*      Mentranslasikan program dari bentuk source yang disediakan oleh user menjadi bentuk objek yang berisi instruksi mesin
*      Menghubungkan dan menjalankan program aplikasi userwritten dengan rutin library standar yang ada, seperti paket komputasi numeric

Software sistemlah yang bertanggungjawab untuk koordinasi semua aktifitas dalam sistem komputasi. Tujuan bagian ini adalah untuk memperkenalkan beberapa aspek dasar software sistem.
     Program aplikasi biasanya ditulis dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti C, C++, Java, atau Fortran, di mana programer yang menentukan operasi matematis atau pengolahan teksnya.
     Operasi tersebut dideskripsikan dalam format yang lepas dari penggunaan komputer tertentu untuk mengeksekusi program. Seorang programer yang menggunakan bahasa tingkat tinggi tidak perlu mengetahui detil instruksi program mesin. Suatu software sistem yang disebut kompiler mentranslasikan bahasa pemrograman tingkat tinggi menjadi program bahasa mesin yang sesuai yang berisi instruksi seperti instruksi Add dan Load.
     Program sistem penting lainnya yang digunakan semua programer adalah editor teks.  Program tersebut digunakan untk memasukkan dan mengedit program aplikasi. User program ini secara interaktif mengeksekusi perintah yang mengijinkan statement program source yang dirnasukkan melalui keyboard diakumulasikan dalam suatu file. File secara sederhana adalah rangkaian karakter alfanumerik atau data biner yang disimpan dalam memori atau dalam penyimpanan sekunder. Suatu file dapat disebut dengan nama yang dipilih oleh user.
   Kita tidak membahas detil compiler, editor, atau sistem file dalam modul ini, tetapi marilah kita memperhatikan lebih cermat pada komponen software sistem utama yang disebut sistem operasi (OS: operating system). Ini adalah program yang besar, atau sebenarnya kumpulan rutin, yang digunakan untuk mengontrol pembagian dan interaksi di antara berbagai unit komputer pada saat mereka mengeksekusi program aplikasi. Rutin OS menjalankan tugas yang diperlukan untuk menetapkan resource komputer bagi program aplikasi individu. Tugas-tugas tersebut
termasuk menetapkan ruang memori dan disk magnetik untuk program dan file data,
memindahkan data antara memori dan unit disk, dan menangani operasi UO.
     Untuk memahami sistem operasi dasar, marilah kita membahas suatu sistem dengan Satu prosesor, satu disk, dan satu printer. Pertamatama kita membahas langkahlangkah yang terlibat dalam menjalankan satu program aplikasi. Setelah kita menjelaskan langkah tersebut, kita akan dapat memahami bagaimana sistem operasi mengatur eksekusi lebih dari satu program aplikasi pada satu waktu.
     Asumsikan bahwa program aplikasi telah dikompilasi dari bentuk bahasa tingkattinggi ke bentuk bahasa mesin dan disimpan dalam disk. Langkah pertama adalah mentransfer file tersebut ke dalam memori. Pada saat transfer selesai, eksekusi program dimulai. Asumsikan bahwa bagian dari tugas program terrnasuk membaca file data dari disk ke memori, melakukan beberapa komputasi pada data tersebut, dan mencetak hasilnya. Pada saat eksekusi program mencapai titik di mana file data diperlukan, maka program meminta sistem operai untuk mentransfer file data dari disk ke memori. OS menjalankan tugas ini dan mengembalikan kontrol eksekusi ke program aplikasi, yang kemudian melanjutkan melakukan komputasi yang diminta.



Page |4
     Pada saat komputasi telah selesai dan hasilnya telah siap dicetak, maka program aplikasi mengirim lagi permintaan ke sistem operasi. Rutin OS kemudian dieksekusi agar printer mencetak hasil tersebut.
     Kita telah melihat bagaimana kontrol eksekusi diserahterimakan di antara program aplikasi dan rutin OS.


Cara yang mudah untuk mengilustrasikan pembagian waktu eksekusi prosessor ini adalah dengan diagram berbasis waktu, seperti yang
ditunjukkan pada Gambar 1.3.
Description: C:\Users\romi\Pictures\ask1.jpg
 











Gambar 1.3. Sharing program user dan rutin OS pada prosessor Selama periode waktu to hingga t1, suatu rutin OS menginisiasi loading program aplikasi dari disk ke memori, menunggu hingga transfer tersebut selesai, dan kemudian menyerahkan kontrol eksekusi ke program aplikasi. Pola aktifitas yang mirip terjadi selama periode t2 hingga t3 dan periode t4 hingga t5, pada saat
sistem operasi mentransfer file data dari disk dan mencetak hasilnya. Pada t5, sistem operasi dapat meload dan mengeksekusi program aplikasi yang lain. Sekarang, marilah kita memperhatikan suatu cara di mana resource komputer dapat digunakan lebih efisien jika beberapa program aplikasi diproses. Perhatikanlah bahwa disk dan prosesor diam selama sebagian besar periode waktu tahingga ts. Sistem operasi dapat meload program berikutnya yang akan dieksekusi ke dalam memori dari disk pada saat printer beroperasi. Serupa pula dengan itu,
selama to hingga t1, sistem operasi dapat mengatur untuk mencetak hasil program sebelumnya pada saat program berikutnya diload dari disk. Jadi sistem operasi mengatur eksekusi konkuren dari beberapa program aplikasi untuk menghasilkan penggunaan resource komputer terbaik yang dimungkinkan. Pola eksekusi konkuren ini disebut multiprogramming atau multitasking.

C.    PERFORMA

Pengukuran performa komputer yang paling penting adalah seberapa cepat komputer tersebut dapat mengeksekusi program. Kecepatan komputer mengeksekusi program dipengaruhi oleh desain hardware dan instruksi bahasa mesinnya. Karena program biasanya ditulis dalam bahasa tingkat tinggi, maka performa juga dipengaruhi oleh compiler yang mentranslasikan program ke dalam bahasa mesin. Untuk performa terbaik, perlu untuk mendesain compiler, set instruksi mesin, dan hardware dengan cara yang terkoordinasi. Kita tidak mendeskripsikan detil desain
compiler dalam modul ini.


Page |5
Kita berfokus pada desain set instruksi dan hardware. Pada Bagian 1.5, kita mendeskripsikan bagaimana sistem operasi menumpangtindihkan pengolahan, transfer disk, dan pencetakkan untuk beberapa program agar menghasilkan penggunaan terbaik dari resource yang tersedia. Waktu total yang diperlukan untuk mengeksekusi program dalam Gambar 1.4 adalah tsto. Elapsed time ini adalah ukuran performa seluruh sistem komputer. Waktu tersebut dipengaruhi oleh kecepatan prosesor, disk, dan printer. Untuk membahas performa prosesor, kita sebaiknya hanya memperhatikan periode selama prosesor aktif.
Periode tersebut adalah periode yang berlabel Program dan Rutin OS pada Gambar 1.3. Kita akan mengacu pada jumlah periode tersebut sebagai waktu prosesor yang diperlukan untuk mengeksekusi program. Selanjutnya kita akan mengindentifikasi beberapa parameter utama yang mempengaruhi waktu prosesor dan mengacu pada bab yang membahas persoalan yang relevan.
Seperti halnya elapsed time untuk eksekusi program tergautung pada semua unit dalam sistem komputer, maka waktu prosesor tergantung pada hardware yang terlibat dalam eksekusi instruksi mesin individu. Hardware tersebut meliputi prosesor dan memori, yang biasanya dihubungkan dengan bus, sebagaimana yang ditunjukkan pada Gambar 1.2. Bagian yang berhubungan dengan Gambar ini diulang dalam Gambar 1.4, termasuk memori cache sebagai bagian dari unit
prosesor. Marilah kita memperhatikan aliran instruksi program dan data antara memori dan prosesor. Pada awal eksekusi, semua instruksi program dan data yang diperlukan disimpan di memori utama. Selama eksekusi berjalan, instruksi diambil satu demi satu melalui bus ke dalam prosesor, dan copyannya diletakkan di cache. Pada saat eksekusi suatu instruksi meminta data yang berada dalam memori utama, data tersebut diambil dan copyannya ditempatkan di cache. Selanjutnya, jika instruksi atau item data yang sama diperlukan untuk kedua kalinya, maka akan
langsung dibaca dari cache.



Minggu, 26 April 2015

FTP (file transfer protocol)

FTP (file transfer protocol)

FTP menggunakan protokol transport TCP untuk mengirimkan data/file. TCP dipakai sebagai protokol transport karena protokol ini memberikan garansi pengiriman dengan FTP yang dapat memungkinkan user mengakses file dan direktori secara interaktif, diantaranya :
a)  Melihat daftar file pada direktori remote dan local
b)  Menganti nama dan menghapus file
c)  Transfer file dari komputer remote ke lokal (download).
d)  Transfer file dari komputer lokal ke remote (upload).

Contoh aplikasi FTP :
1)   Proftpd
2)   Vsftpd
3)   Wuftpd
4)   IIS (didalamnya terdapat FTP Server)

Contoh aplikasi FTP client
- CuteFTP, Wget
- WsFTP
- AbsoluteFTP
- Filezilla( Mendukung SFTP)

A.    Instalasi Paket FTP Server (proftpd)
Pertama masukkan DVD Debian 1, lalu install proftpd nya dengan perintah ini
#apt – get install proftpd

B.      Konfigurasi FTP Server
Setelah instalasi paket proftpd selesai, selanjutnya adalah konfigurasi file proftpd dengan perintah berikut :
# nano  /etc/proftpd/proftpd.conf

Setelah menjalankan perintah diatas, edit dan tambahkan script dari file proftpd.conf (hilangkan tanda pagar yang diberi tanda biru)


# <Anonymous ~ftp>
#      User                                                                ftp
#      Group                                                              nogroup
#      # We want clients to be able to login with "anonymous" as well as "ftp”
#      UserAlias                                         anonymous ftp
#      # Cosmetic changes, all files belongs to ftp user
#      DirFakeUser on ftp
#      DirFakeGroup on ftp
#
#      RequireValidShell                                            off
#
#      # Limit the maximum number of anonymous logins
#      MaxClients                                                       10
#
#      # We want 'welcome.msg' displayed at login, and '.message' displayed
#      # in each newly chdired directory.
#      DisplayLogin                                    welcome.msg
#      DisplayChdir                                    .message
#
#      # Limit WRITE everywhere in the anonymous chroot
#      <Directory *>
#      <Limit WRITE>
#      DenyAll
#      </Limit>
#      </Directory>
#
#      # Uncomment this if you're brave.
#      # <Directory incoming>
#      #      # Umask 022 is a good standard umask to prevent new files and dirs
#      #      # (second parm) from being group and world writable.
#      # Umask                                                          022 022
#      #                      <Limit READ WRITE>
#      #                      DenyAll
#      #                      </Limit>
#      #                      <Limit STOR>
#      #                  AllowAll
#      #                      </Limit>
#      # </Directory>
#
# </Anonymous>

Restart FTP Server
# service proftpd restart

C.    Pengujian
Untuk mengujinya, coba dari browser arahkan ke alamat  ftp://ipaddress

Untuk membuat file baru :
# nano <nama file>

Untuk mendownload file :
#mget <nama file>
Untuk meng-upload file :
#mput <nama file>
Keluar dari FTP :
FTP>bye








 FROM: ROMI TANDI LINOK
Tanggal lahit : 26 november 1997
status : pelajar ...
sekolah: SMKN 1 SESEAN

Senin, 23 Maret 2015

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.

setting Router / konfigurasi pc router

Setting Router

pico /etc/network/interface
auto eth0
Iface    eth0 inet static
address 192.168.1.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.255
                dns-nameserver  192.168.1.1
                dns-search  lks2011.sch.id
auto eth1
Iface    eth0 inet static
address 192.168.5.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.5.0
broadcast 192.168.5.255
/etc/init.d/networking restart
aktifkan ip forwardnya ( mengaktifkan NIC )echo 1  >  /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
pico /etc/sysctl.conf
ctrl w:
net.ipv4.ip_forward=1
# sysctl  -p
agar keduanya saling terkoneksi maka ketikiptables  -t  nat  -A  POSTROUTING  -j  MASQUERADE
cara melihatnya terhubung berapa interfaceroute
cara melihat jalan ip routing nyaps ax | grep ip_forward
cara mengecek ip tablesiptables  -t  nat  -L
disave dan dieditpico /etc/rc.local
echo 1  >  /proc/sys/net/ipv4/ip_forward     
iptables  -t  nat  -A   POSTROUTING  -j  MASQUERADE
exit 0
atau
echo 1  >  /proc/sys/net/ipv4/ip_forward     
iptables  -t  nat  -A   POSTROUTING  -o etho -j  MASQUERADE
/etc/init.d/rc.local  stop
/etc/init.d/rc.local  start
Pico   /etc/resolv.conf
search  sesean.com
nameservers 192.168.1.1
pico /etc/hosts
127.0.0.1              localhost              sesean.elia.com                              
127.0.1.1              sesean.elia.com                               sesean
192.168.1.1         www.elia.com                   www